Pesan dari Sangha Agung Indonesia

Namo Sanghyang Adi Buddhaya

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sama-sambuddhasa

Namo Sarve Bodhisattvaya-Mahasattvaya,

Atas nama anggota Sangha monastik, para Pandita, Upasaka dan Upasika dari Keluarga ​​Buddhayana Indonesia, kami ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Mahabhikshu Thich Nhat Hanh, seorang biksu, guru Zen, pemimpin spiritual, aktivis perdamaian, pendiri gerakan Engaged Buddhism, yang mendorong kebebasan beragama, anti kekerasan, dan cinta kasih kepada sesama, pada hari Sabtu, 22 Januari 2022, di usia 95 tahun.

Kehadirannya di Indonesia pada tahun 2010 masih terpatri dalam diri kami semua di sini. Berjalan bersama dengan damai di pelataran Candi Borobudur, pesan dharma yang menyejukkan, panduan retret yang menciptakan kedamaian di hati semua peserta dan orang-orang yang bersentuhan langsung dengan beliau. Itu adalah momen berharga yang tidak akan pernah kami lupakan dari seorang manusia yang luar biasa, seorang biksu yang sangat damai dan sederhana.

Terima kasih atas cinta dan kebijaksanaan Anda untuk dunia ini. Terima kasih telah mengajari kami untuk mencintai dan menjalani hidup ini dengan cara yang indah dan sederhana. Semoga kami dapat terus menjaga semangatmu dan berusaha keras untuk menciptakan dunia yang lebih indah dan lebih bahagia.

Semarang, 23 Januari 2022

Mettacittena,

Bhikkhu Khemacaro

Ketua

Sangha-Agung-Indonesia-CL-to-TNH-2022